Officially Married

Bismillahirrahmanirrahim

DIY Pigura Scrapbook Invitation

DIY Pigura Scrapbook Invitation

Yes. Baru hari ini wifi berjalan selancar jalan tol ibu kota di hari libur. Beberapa waktu yang lalu, gara-gara pasang tenda tarub depan rumah, rupanya ada kabel yang copot, nggak bisa nerima telepon dan speedy termasuk yang nggak bisa konek dengan baik. Hari ini nelepon ke pengaduan telkom, siangnya kru telkom datang dan voila! Yeay. Tanpa wifi lumayan juga ya.. paket tri nggak mendukung, padahal ada adekku yang menunggu-nunggu kabar dari rumah..

Sekarang aku sudah resmi jadi Mrs. Ibnu hehe. Aku ceritain sedikit ya..

Rangkaian acara dimulai sejak hari Jumat 16 Mei 2014 (Kamis 15 Mei aku masih muter nganter undangan dan beli perlengkapan, ketemu beberapa teman yang selalu teriak serupa “Kok nggak dipingiiit.”). Sebetulnya rencana awal nggak open house, tapi karena keluarga jauh dan teman administrasi kantor bapak berharap Jumat buka lapak, akhirnya kita adain. Paginya, om-ku jemput Mas Ib ke rumahnya buat diboyong ke rumahku. Alasannya karena tamu pengen liat dua (calon) mantennya, karena pas hari H nggak semua bisa datang ke Gedung. Oke..

Pagi itu seliweran nerima tamu, dan santai-santai. Hehe. Oya, paginya tanganku dihias pakai inai. Rusi, otodidak sendiri menghias inai. Sekitar jam 8 lebih dia sampai ke rumah, langsung bekerja dengan perlengkapannya yang asli India itu, selama 2 jam. Hasilnya? Like it. Sengaja pilih yang simpel dan nggak terlalu ramai.

Malamnya ada acara midodareni. Ya.. intinya sendiri aku nggak ngerti. Lagian kami sebenernya nggak pakai adat manapun. Jadi karena WO mengusulkan ada ijin nikah dan tantingan, jadi kami (orangtuaku) iyakan. Acara diadakan sebelum seserahan. Seserahan juga awalnya direncanakan pagi hari sebelum akad nikah, tapi dirubah jadi sehari sebelumnya karena beberapa hal.

Fotografer dari Motion Photography dan Mas Eye (Seen Motion) selaku videografer sudah standby di rumah sejak magrib. Pasang lighting dan set tempat. Aku juga sudah didandani sejak sore. Jaga wudhu dari ashar lhoo.. Hmhm…

Beberapa teman juga datang, buat nemenin. Makasi Septi dan Adek Alia ^^ juga Hermin dan putri kecilnya Deas. Untuk acara ijin nikah ini aku serem banget karena normalnya para pelaku bakal nangis jelek banget. Aku nggak suka nangis jelek di depan orang, apalagi kamera, haha. Jadi aku memutuskan untuk mematikan rasa haruku dari awal. Berhasil. Mungkin hasil video nggak akan terlalu bagus karena ngga menyentuh. Tapi aku nggak malu kan, hehehe. Semua kata-kata yang aku ucapkan, prosesi, gerakan, sudah diatur WO.

Selanjutnya aku nongkrong di kamar sembari nunggu keluarga calon suami datang bawa seserahan. Sampai mati gaya dan laper berat di kamar. Begitu acara seserahan di luar selesai. Aku harus standby untuk tantingan (ortu datang ke CPW untuk nanya lagi, yakin lo mau nikah besok?) dan aku jawab sesuai contekan, haha. Tetap kamera on. Setelah itu keluarga CPP yang perempuan, nyamperin aku di kamar buat foto bareng. Nggak ada grogi sedikit pun, malam itu…

Setelah semua selesai, aku makan! Laper bangettt! Dandanan dibongkar. Semua orang nyuruh aku segera TIDUR! Akhirnya kami semua molor bersama. Mas CPP nginep di hotel sama beberapa keluarga aku.

OS 1

Henna-ing

17 Mei 2014

Pagi sekali, setelah malam sebelumnya diburu-buru untuk segera tidur, aku harus bangun dan bersiap. Jam 4, bu Bambang dari sanggar rias Nugroho (depan samsat Purwokerto) sudah datang, tepat waktu. Karena setelah aku harus ngerias manten lain lagi. Dengan berbekal wudhu, aku siap diutak-atik. Pasang softlens karena khawatir nggak bisa lihat tamunya (padahal sehari sebelumnya mataku nggak oke dipakein kontak lens, tapi alhamdulillah hari itu mataku bersahabat). Di sekelilingku berseliweran pada among tamu, penerima buku tamu, yang juga harus dirias. Jam 7 dandananku sudah selesai. Satu per satu temanku, datang. Terutama dari Chortle Family, meski masih kurang 1 orang yang baru sampai dari Jakarta dan 1 orang absen karena ada acara di Surabaya.

Segala kegaduhan terjadi di kamarku. Para pembuat onarnya adalah Chortle Family ini. Di mana sih ada bridesmaid yang malah heboh dandan sampai CPW-nya ikut repot ngedandanin? Nge-shading? OMG…. Nggak bener ini. Nggak ada palpitasi, nggak ada kupu-kupu di dalam perut. Aku sampe harus membungkam para makhluk cantik berseragam itu supaya aku bisa konsentrasi mencari feel.

Jam 7 tepat acara dimulai. Aku masih di kamar. Duduk di kursi sementara di sekelilingku manusia berbaju abu masih sibuk mengepang dll. Aku mencoba mendengarkan apa yang terjadi di luar. Kuminta salah satu dari temanku memotret keadaan di luar. Okey… Masih belum palpitasi. Aku terlalu santai.

Singkatnya, setelah ijab qabul terlaksana. Aku dibawa ke luar untuk bertemu dengan suami (yeah, sudah sah). Jalanku sama sekali nggak anggun (aaah apa yang terjadi kalau aku lihat videonya besok).. Begitu aku duduk di kursi, lalu tandatangan buku nikah. Sungkeman orangtua. Sungkeman suami. Foto singkat. Langsung ke kamar untuk di touch up dan ganti pakaian.

Begitu selesai dandan ronde kedua, dengan shading dan lipstik diganti nuansa ungu. Kami sudah ditunggu mobil pengantin yang siap membawa kami ke gedung. Sampai di gedung pun aku turun dengan (tidak) anggun. Ahhhh. Chortle family sudah menginvasi gedung, mereka memang duluan pergi ke gedung. Begitu aku berjalan menuju pelaminan, mereka pun sudah siap dengan senjata mereka (makasi banyak yaaa sudah motoin)…

Salah satu personil Chortle Family baru datang saat acara sudah dimulai. Aku di pelaminan mulai foto-foto sebelum acara dimulai. Foto berdua, foto bareng keluarga inti, foto among tamu, dll. Di tengah acara, para Chortle bosan dan kabur pelesir (aku ditinggal dan disuguhi foto keren mereka) Huhuhu…

Ada baiknya di pelaminan nggak perlu kursi. Apa gunanya sih? Tamu datang terus-terusan gitu, hampir nggak bisa duduk, haha. Sampai acara selesai, kami baru bisa makan di ruang VIP di bagian belakang gedung. Selama acara cukup nikmatin pemandangan tamu yang makan. Setelah makan, kami pulang. Bebenah. Beres-beres muka. Shalat dhuhur bareng… shalat bareng pertama kami.

This slideshow requires JavaScript.

Photo courtesy : Dok Pribadi | by talented Gellyn | Motion Photography

Terima kasih untuk semua pihak yang membantu yaa… Nantinya akan aku posting juga wedding preparation kami. Sudah ada di draft 🙂 Terima kasih atas doa, kedatangan, teman-teman semua. Mohon maaf kalau banyak kekurangan.

Postingan ini hanya untuk dokumentasi dan menyebarkan berita bahagia, bukan untuk alasan lain apalagi mengompor-ngompori para lajang (aku juga pernah lajang lho).

 Foto Lengkap by Motion Photography. 

Advertisements

45 thoughts on “Officially Married

  1. welcome fillyyy.. sorry bgt gak bs dateng ya phiel, aku kunjungan mertuaaaa.. hihiii.. bahagia hingga akhir hayat yaa.. :*

  2. Jadi ingat aku juga dulu pengin nulis tentang printilan nikah, tapi nulisnya maunya abis nikah aja. Nggak kepikir dimasukin draft dulu. Sekarang mah bablas… Ehehehe… Cuma sempat nulis beberapa aja. Waktu aku nulis dan publish soalna sering dikira mau nikah, padahal kan udah lama. Hehehe….

  3. Aah kita sudah biasa jadi pembuat onar… tapi pembuat bahagia juga kaan *kedip2* dan itu sudah sejak 11tahun yang lalu pertama kali kita kenalaaaaan (udah lama ya) ahihi

  4. 11 tahun!! ternyataaa..udah tua ya kita :p
    serru bgt kayanya, sayang ada satu chortle yg nangsang di surabaya. hiks hiks..
    jd nyesel ga bs dateng. tp yasudah lah ya, doa tetep mengalir kok dr sini. semoga langgeng sampe ketemu lg di jannah, cepet dapet momongan, dan diberikan kesabaran tanpa batas. aamiin..

    love from surabaya :-*

  5. Selalu suka liat orang menikah 🙂
    Selamat ya…. semoga selalu diberi keberkahan dan kelancaran dalam hidupnya….

    salam kenal ya 🙂

  6. Hai mbak..
    saya mau tanya2 nih. kemarin mbak Haya pakai Bu Bambang untuk make up nya aja atau sekalian dekorasi? hehehe
    saya Insya Allah juga berniat pake bu bambang sama bajunya dari mbak Ida Bhyandha 😀

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s