Throwback – Undangan

Bismillahirrahmanirrahim….

6 April 2014 (It’s 1 month 1 week 4 days until The Day)

Si bapak lagi nulisin label. Buat ditempel undangan. Se-ca-ra dari total undangan, rekor terbanyak dimenangkan oleh kolega bapak. Wajar sih, hehe.

Jadi aku masih santai. Sementara baru pinjem buku kenangan SMA. Buat anak SMP dan SD dan Kuliah pake 1 aja cukup kali ya? Hihihi. Soalnya, selama ini undangan dari mereka juga simpel, via grup atau bbm atau sms. Kalau anak-anak SMA beberapa yang sudah nikah tu ngirim undangan ke rumah, jadi… we’ll see.

Undangan ini semua yang ngurusin bapak. Awalnya pengen simpel dan murah, tapi ternyata dianggap kurang menghormati tamu undangan. Jadi semua terserah padanya aku begini adanya… eh… bukan. Semua bapak yang bikin mulai dari kata-kata, model, dll. Tentu semua dipaskan dengan budget harga undangan dari WO.

Yang terjadi adalah, bahasa undangannya bukan indonesia atau inggris melainkan bahasa jawa. Yang mana aku sendiri juga ngartiinnya susah. Tapi kalau kuprotes, kata bapak kan yang penting tanggal dan nama mempelai jelas. Uhm. Okay Dad…

Mari kita lihat hasilnya seperti apa..

9 April 2014

Dengdong. Aku mulai bimbang. Pengennya sih nggak cuma kasih undangan via fb atau bbm buat temen-temen. Cuma apa daya, alamat aku kadang nggak punya. Nganterinnya kapan. Dan kalau dititipin kadang bisa nggak sampe dan akhirnya malah sama aja kaya nggak kasih undangan.

Terus aku tergoda pengen bikin invitation card kayak orang luar gitu. Cukup pake picmonkey.com semua sudah berhasil digarap. Sempet kesel karena laptop berdaya pikir rendah itu menghambat pekerjaan. Setelah pindah ke pc baru deh setsetset, langsung enak. Ini hasilnya, rencana sih pakai amplop bikin sendiri, ini undangan buat temen deket aja.

save the date 2

 

21 April 2014

Argh.. counting the day! *masih kipas-kipas

Tanggal 18 kemarin, undangan datang. Finally. Setelah mundur 1 hari dari jadwal. Langsung kami sortir, lumayan banyak yang apkir dan beda warna, lem nggak pada tempatnya, kebalik nempelnya, phew. Ya, sesuai harga ya. Meski lumayan juga sih, cuma nggak puas.

SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Selama 3 hari, ngebungkus undangan. Yah, aku yang kontribusinya paling dikit karena harus nyambi jaga. Pas habis jaga sore yang crowded, langsung ditodong bantuin. Ampe tengah malem lebih sambil nonton Masih Dunia Lain (hihi) sampe tepar ngantuk baru stop. Besoknya bangun pagi, lanjutin, ngantuk lagi. Haha. Males.

Harus mulai nempelin label.. Ommmmooo

Advertisements

2 thoughts on “Throwback – Undangan

  1. Ideeem. Aku juga awalnya pengin yang simpel dan murah. Tapi, ortu bilang jadi nggak menghormati. Jadi dibikin 2 versi deh. Satu yang biasa buat teman2. Satu lagi yang hard cover gitu buat kolega ortu 😀

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s