Card Invitation (with love)

Bismillahirrahmanirrahim

Kenapa harus beda? Kamu kok gitu sih ngebedain undangan? Kayak nggak dianggep nih jadinya.

Bukan gitu.. dari awal aku emang pengen banget ngasih undangan pribadi buat teman dekat. Sempat di “Nggak usah, undangannya masih sisa banyak kok.” sama ortu. Tapi tetep siap sedia model undangan pribadinya. Dan ternyata orang yang diundang membengkak kaan. Kalau bikin undangan lagi, harga udah beda, mepet, dan sebenernya nggak puas juga sama hasilnya.

Akhirnya, aku bikin DIY invitation. Sejak awal pengen bikin undangan yang ‘muda’ dan eye catching tapi berasa ga sopan karena presentase undangan terbanyak kan temen ortu. Yasud.

Kayak apa undangan DIY-nya? Btw ini beneran menguras tenaga, bikin amplop sendiri dong.. penuh perasaan deh pokoknya. Meski sebagaimanapun cantiknya, yang penting kan tanggal walimah, abis itu ga akan disimpen dan dipigurain juga kan. Jadi sederhana lebih baik.

Bahan-bahannya

  • Kertas foto untuk ngeprint undangan
  • Kertas tebal warna ungu (nggak sengaja liat kertas ukuran HVS (legal) warna-warni, pas banget ada yang ungu, jatuh cinta deh 🙂 harganya 400, beli di TokBuk Mutiara)
  • Kertas roti (yang buat alas roti atau apalah, beli yang paling kecil, isi banyak banget cuma 10 ribu, beli di Toko Bahan Kue Intisari)
  • Lem, penggaris, cutter, gunting
Advertisements

4 thoughts on “Card Invitation (with love)

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s