Semarang Sehari

Bismillahirrahmanirrahim…

Listening to : Bunga-bunga cinta by Ebiet G. Ade

Getar-getar cintaku dan cintamu
Terwujudlah semua angan-anganku
Aku ada bersamamu, engkau ada bersamaku
Selamat pagi isi bumi, selamat tinggal bayang-bayang sepi
Selamat tinggal bayang-bayang sepi

Kemarin, untuk pertama kalinya aku menumpang ular besi menuju Semarang. Memang, kereta Pwt-Smg ini belum lama beroperasi (lagi), kata bapak sih dulu pernah ada rute ini, tapi jarang yang naik karena jam-nya gak oke. Dengan 70 ribu, hanya sekitar 4,5 jam kami bisa menumpang kereta ekonomi AC Kamandaka ini.

Jadi ceritanya kami ada acara penarikan dokter iship di Dinkes Prov, Semarang. Karena aku paling nggak suka perjalanan darat ke Semarang, pilihan naik kereta sangat menggiurkan. Jadilah aku dan beberapa kawan naik kereta ini. Awalnya bertiga, lama-lama teman lain ikut pesan tiket, 1 gerbong pula. Jam keberangkatan jam 5 pagi. Meski bukan morning person, tapi kalau ada jadwal pagi, aku siapkan semampunya. 3 gadget kusetel alarmnya.

Jam 5 mereka berteriak-teriak. Kupencet ‘tunda 5 menit’ tapi begitu ingat pukul 5 harus ada di stasiun, langsung bangkit ke kamar mandi. Bapak aku bangunin. Kami nunggu subuh setengah 5, sementara mobil harus sudah siap pacu. Begitu selesai shalat, langsung berangkat lah ke stasiun. Menunggu teman, yang tiketnya masih di tanganku. Aku panasi supaya buru-buru masuk, kereta sekarang kan nggak semolor dulu. Nggak mau ketinggalan kaya seseorang gitu *lirik poto suami.

Akhirnya datang jugaa temansku itu… Kami masuk, dan wow.. kursi hampir penuh lah.. Nggak bisa deh kalo mau asal pilih tempat duduk. Apalagi itu hari senin, rupanya banyak yang sekalian berangkat kerja. Kalau tujuannya Tegal, mereka bisa sampai di sana pada pukul 7.. cool.

Banyak ngobrol, sekitar jam 10 kami sampai, yaa keretanya agak lemot.. Naik taksi dari St. Semarang Poncol ke Dinkes, yang ternyata jaraknya cuma sepelemparan batu (tapi yang ngelempar atlet lempar lembing). Deket sih, tapi kalo bawa gembolan bumil dan busui (dua temanku ini yang satu bumil 9 bulan–aku paksa bawa baju persiapan lahiran–, dan busui bayi 1 bulan) berat juga, hihi.. panas pulaa…

Sampai Dhuhur di Dinkes Prov, shalat di lantai 3, lalu melanjutkan perjalanan setelah ganti baju dan usap-usap keringat. Nge-mall dulu dahh.. ke Paragon. Yang tinggal jalan doang dari sana. Laperrr. Makan di Solaria (udah halal) yang nasgornya porsi kuli, ga abis kan… (maap ya).. muter di Matahari (cari diskonan).. Jam 3 nongkrong di Jco (numpang duduk doang) lanjut ke SemarangPoncol lagi naik becak yang minta 20 ribu, kutawar 15 ribu (ngomongnya udah se-semarang mungkin) hanya buat perjalanan 5 menit-an kali.. Aww..

Sampai di Stasiun, ngemper dulu sambil nunggu kereta datang. Dikirain bakal kosong, ternyata banyak juga yang ikut naek kereta balik ini.. Yasud lah…

Menyenangkan betewe, kami disuguhi pemandangan laut yang super indaahhh (Subhanallah) di samping kereta. Bener-bener deket banget sama ombaknya.. Kadang ada batu-batuan dan pepohonan pinggir pantai. Kadang cuma kelihatan garis air laut seakan kereta berada di bawahnya.. Sayangnya baik berangkat maupun pulang, kursi kami nggak langsung di samping pantai.. jadi yaa dari jauh aja nontonnya..

Plabuan (klik untuk link)

Tapi, perjalanan ini juga berarti perpisahan. Karena mungkin kami akan lama kembali ketemu dengan teman-teman seperjuangan. Selama setahun ini kami berjuang bersama, baik yang 1 lokasi maupun yang beda lokasi. Rumah Sakit, Puskesmas, ketemu para dokter, perawat, bidan, semua menyenangkan!

Di perpisahan Puskesmas, waktu menyampaikan terima kasih, agak bergetar dan berkaca.. meski hanya 4 bulan tapi kenapa begitu mengena ya? Pokoknya selama 1 tahun itu banyak sekali kenangan, ilmu, dll yang mengagumkan… Dulu mungkin malas banget menghadapinya. Ketakutan. Bahkan turun beberapa kilo di awal. Tapi stabil di tengah. Dan naik di akhir -_-…

Terima kasih semua. Untuk kenangannya.

This slideshow requires JavaScript.

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Semarang Sehari

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s