SKCK – Surat Keterangan Catatan Kepolisian

Bismillahirrahmanirrahim

Telat banget ya bikin beginian, haha. Sebenernya ini cuma buat punya-punya dulu, sih. Siapa tahu nanti butuh. Jadi ini perjalanan hari ini dalam rangka mendapatkan SKCK yang mashyur itu.

  1. Surat Pengantar RT. Berhubung Pak RT adalah tetangga sebelah rumah, jadi tinggal minta saja pengantar itu ke Pak RT. Di tempat lain sih katanya setelah dapat dari pengantar RT minta pengantar RW, tapi di daerahku nggak perlu, tinggal ke kantor kelurahan.
  2. Surat Pengantar Kelurahan. Di sini tinggal bilang aja sambil nyodorin KTP, nanti dibuatkan surat pengantar baru yang ada ttd Pak Lurah dan Pak Camat.
  3. Surat Pengantar Kecamatan. Surat dari Kelurahan tadi, ditandatangani Pak Camat dan dicap.
  4. Polsek daerah tempat tinggalmu. Siapkan syarat-syaratnya dulu ya, supaya langsung ditangani. Paling tidak, kita punya : 2 Fotokopi KTP, 2 Fotokopi Akta kelahiran, 2 Fotokopi KK, dan 3 pas foto 4×6 latar belakang merah. Kebetulan tadi lagi sepi, Pak Polisinya kocak pula ngajak ngobrol, jadi asyik deh 😀 Dari sini kita diberi amplop untuk dibawa ke Polres. Biaya : 10K
  5. Polres. Di sini kita ngisi 2 blanko formulir, yang di dalamnya berisi biodata kita, keluarga kita, ciri-ciri tubuh, dll. Setelah itu kita cap jari (10 jari) untuk dicari kodenya. Lalu diurus di bagian pengurusan SKCK baru. Kasih foto 3 lembar. Biaya 10 K. Setelah selesai, kita ke koperasi untuk fotokopi, lalu kita bawa ke tempat legalisir untuk dicap. Kebetulan ketemu teman-teman SMA yang jadi polisi 🙂 jadi ngobrol-ngobrol deh. Trims Bro! Oya, jam 14.30 kantornya tutup ya!
  6. Selesai ^^ Nanti SKCK kita butuh perpanjangan juga kalau habis masa berlakunya. Oya, karena aku baru nikah, tadi sampai bawa-bawa buku nikah dan fotokopiannya, soalnya di KTP masih lajang dan KK masih belum berubah, hehe. Begitu aku ‘laporan’ ke pak Polisi karena baru nikah, malah ngobrol kesana-kemari tentang Aceh dll dan nggak perlu khawatir soal ‘baru nikah dan tetek bengeknya itu’. Makasi banyak Pak Polisi atas bantuannya.. ^^

Nah, gampang kan? Kebetulan nggak terlalu ngantri, jadi masih sempet mampir kemana-mana di sela-sela ngurus ini itu. Dan special thanks pake telor, buat Unyut yang berpengalaman dalam bidang ‘menemani orang mengurus SKCK’ untuk waktunya. Sekarang ngantuk bangettt.. *ngantuk kok ngeblog? Hihi.. Baaeee!

Advertisements

11 thoughts on “SKCK – Surat Keterangan Catatan Kepolisian

  1. Dulu pas ngurus SKCK emang lagi butuh banget, deadlinenya lusa, eh POLRESnya malah libur ngelayanin SKCK karena udah mau tutup tahun, buka lagi januari, yang di mana melewati deadline. Jadinya? Ke polsek lagi, curhat sama bapak yang di polsek, katanyaaaa, ngga apa-apa kok SKCK yang dari polsek aja. Ternyataaaa, bener gak apa-apa, hehe diterima juga. 🙂

    • kemarin pak polisi di polsek juga nanya, kalau buat kerja swasta cukup sampai polsek aja, kalo polres tu kalo mau kerja di negeri, gitu. tapi kalo terpaksa, ya apa boleh buat ya mbaa.. alhamdulillaah

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s