Tanaman Rumahan

Bismillahirrahmanirrahim…

SONY DSC

 

Suka banget kalau ada hijau-hijau di dalam rumah. Taman depan jarang kuurusin sih, hihi. Kasihan banget pada kering, masih belum sering hujan, yang ada panaass pake banget. Jadi taman yang sekotak itu cuma jadi sarana aku buangin biji-bijian. Kalau lagi beruntung, tanaman cabe itu bisa jadi besar dan berbuah banyak kayak yang terakhir. Cabenya bagus, pedes luar biasa. Kemangi yang baru tumbuh juga nggak tahu hasil dari siapa yang nanam. Akunya sih sempat nebar biji kemangi, tapi nggak tahu karena itu atau bukan. Daun bawang udah mati, terakhir sih sempat sering kupakai kalau kehabisan di kulkas. Pandan, lumayan kalau mau bikin bubur-bubur-an.

Nah, tadi kepingin banget masukin sansiviera yang bergerombol banyak di halaman depan. Jadi sekalian aja aku berkebun. Ngebersihin talang air yang dialihfungsi jadi pot. Motongin ranting kering si mawar putih. Ngegemburin tanah. Mindahin kemangi. Nyebar biji cabe rawit sama biji lobak. Apa daya pengetahuan perkebunanku nggak banyak, jadi semua bermodal keberuntungan. Hihi.

Karena pot-pot kecil sudah dipindah ke gudang, jadi nggak banyak pot di taman depan. Lagipula aku kan mau naruh sansiviera ini ke dalam kamar. Jadi aku pakai bekas gelas plastik mineral, bagian bawah aku lubangin. Karena mau aku masukin kamar, nggak mau pakai tanah, kebetulan bapak punya pasir. Bagian paling bawah gelas plastik aku kasih batu api (apa sih batu yang putih itu) terus kasih pasir, atasnya kasih batu lagi. Nah biar cantik, gelas plastiknya aku masukin mug yang nggak kepakai (ini retak pas dikasih air panas pertama kali pakai).

SONY DSC

Sansiviera atau nama jahatnya adalah lidah mertua ini bagus banget jadi tanaman rumahan karena punya daya serap polusi paling tinggi di antara tanaman hias lain. Bahkan menurut penelitian dia bisa ngeluarin Oksigen selama 24 jam.. wow.

Sebelum ada si sansiviera, aku udah taruh sirih gading (Rhaphidophora aurea) di meja rias buat seger-seger. Ini sirih juga tumbuh lumayan subur di dinding atas kolam ikan. Apalagi kalau musim hujan, cuma sekarang agak berkurang karena kepanasan.

SONY DSC

Terus nggak sengaja tadi lihat media tanam yang cantik banget, hidrogel. Lagi nyari siapa tahu di kota kecil ini ada jual murah. Cantik bangeeett buat nanam di dalam rumah. Segeerrrr. Bersih juga kalau ditaruh di dalam rumah, ada yang udah pernah coba? 🙂

 

Advertisements

16 thoughts on “Tanaman Rumahan

  1. saya nyebut sansiviera di foto pertama itu katis kodok 😀
    ada yang kuning dan hijau. kalau sansiviera itu yang daunnya lebih panjang seperti pedang, ada hijau dan kuning juga

  2. Denger informasi kalo katanya tumbuhan nggak baik diletakkan di ruang tidur pada malam hari, karena menghasilkan karbondioksida. Jadi malah nggak sehat. Bener nggak sih?

    • kalo dari info yg saya baca, sansiviera ini malah mengkonversi CO2 menjadi O2 di malam hari, dia bisa menghasilkan O2 selama 24 jam seperti yang udah saya tulis di atas.

      kalau sirih gading, bisa menyingkirkan karbon monoksia dan formaldehid, kalaupun dia ikut menghirup O2 karena kecil nggak terlalu berpengaruh sepertinya 😀

      kalau mau lagi, anggrek bisa mengeluarkan O2 malah hari

  3. Kenapa namanya lucu … “Lidah mertua” ? 🙂

    Maaf OOT.
    Perasaan saya dulu sudah mem-follow mblog-nya mbak Filly… kok posisi sekarang belum mem-follow ya. Jangan2 ini another blog 🙂

  4. aku juga nih. baru2 ini suka nanam2. tapi sebatas bawang putih aja (buat diambil daunnya), lumayaan, kalo lagi kepepet klo masak, langsung petik aja : )

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s