2014 in Flash Story

Bismillahirrahmanirrahim

Nggak terasa 2014 akan segera berakhir. Siapa yang belum punya kalender 2015 angkat tangan! Hehe.

Ada banyak yang harus disyukuri di tahun 2014 ini.. here it is.

Mei 2014. Menikah.

Sejak 2010 aku memutuskan untuk mulai mencari pendamping, hehe. Padahal itu baru awal mulai koas. Orangtua juga masih belum rela melepas anak gadisnya. Sampai di tahun 2013, sudah lulus sekolah dokter kok anaknya belum juga ada yang ngelamar? Keluarga udah mulai koar-koar nanya kabar, kapan nikah? Yakali sini ga pengen? Hehe. Di tahun 2013 itu ikhtiarnya udah menjurus ke memperbaiki diri aja dan berserah. Kalau dibilang semua indah pada waktunya, bungaku mekar di 2014. Jadi, semua gadis punya masa penantian masing-masing.. dan hidup selalu tentang menanti kan? Alhamdulillah Pangeran Jahe-ku datang di 2014. Cerita menikah kami ada di sini. 17 Mei yang lalu kami resmi menjadi suami-istri. Ini bukan akhir, tapi awal perjuangan kami 🙂

The ring

The ring

Juli 2014.  25 Tahun.

“Kamu 25 tahun harus nikah.” Kata Mimo (Ibu).

Alhamdulillah di usia 25 tahun, sudah ada dia yang ngucapin selamat. Meski saat itu kami belum ketemu lagi sejak menikah. Aku nyogok minta hadiah. Dikasi anggaran buat beli stetoskop warna ungu merk Erka(phon) sejak itu jadi kesayangan.

Agustus 2014. Operasi.

Operasi (kecil) pertama. Soal gigi geraham bungsu yang nggak mau nongol. Baru operasi 1 aja. Masih ada PR untuk operasi 3 gigi lainnya, semoga dilancarkan rezekinya 🙂

September 2014. Dokter.

Akhirnya resmi punya STR (Surat Tanda Registrasi) Dokter. Perjuangan yang panjang, dan melelahkan (tapi menyenangkan). Di sini ada cerita sejak lulus S.Ked- koas. Selesai koas (profesi) perjuangan belum berakhir, masih harus 1 tahun internship. Yang awalnya merasa berat, setelah dijalani ternyata sangat menyenangkan. Bergabung dengan tim Emergency Room RSGT dan tim Puskesmas Kutasari menambah pengalaman luar biasa, jadi nggak heran waktu perpisahan pakek berkaca-kaca dan bergetar suara ini.. Hehe. Cerita di sini juga ada ^^.

SONY DSC

Tim Kecil Kami, Berjuang bersama 2 bumil menyertai!

Desember 2014. Pernikahan Sahabat.

Ada banyak berita baik. Kehamilan, kelahiran, dan… pernikahan. Salah duanya adalah sahabat yang alhamdulillah aku bantu sedikit prosesnya dengan seorang ikhwan.. sudah menikah di November lalu via Video Call ^^ insyaAllah Januari walimah. Lalu tanggal 25 Desember kemarin adalah pernikahan kembaranku (kembar ketemu gede, kami sama-sama lahir di 25 Juli 89). Dengan menyetiri odong-odong kecil yang diisi muatan 5 orang berpantat besar kami bersiap sejak subuh untuk berangkat ke Cilacap.

Mulai ngomel karena jam 6 masih di Purwokerto padahal akad jam 7.30 tapi alhamdulillah kami sampai di lokasi sebelum pengantinnya sampai! Heyho! Hihi. Aduh menyenangkan sekali sepanjang perjalanan diisi dengan keributan oleh mereka (orang yang sama yang bikin keributan waktu akad-ku hahaha!). Karena kepagian, kami menginvasi lokasi untuk foto bersama tongsis! Lalu menunggu pengantin, dan menyaksikan akad mereka yang lebih mengharukan dibanding akad-ku sendiri (aku sadar tiba-tiba sudah menjadi istri orang di kalimat “Barakallah!” ihiks :p) Sambil menunggu waktu resepsi, kami yang kelaparan nyari makan dulu di luar. Lalu balik lagi ke gedung.

Begitu pengantin berjalan masuk dan standby di panggung, kami ngantri salaman dan pepotoan (bikin yang ngantri bete karena kelamaan). Pamitan sekalian karena kasian sama yang punya hajat, kalo kelamaan di sana kita bisa menuhin tempat dan ngabisin makanan. Kami pun pulang setelah mencoba semua makanan yang ada (ambil 1 menu, lalu disuapin ke mulut kami satu-satu) hihi. Perjalanan pulang lumayan rame, dengan kondisi odong-odong yang nggak mulus dan ada truk yang tiap jalanan nanjak ngos-ngosan di depan akhirnya sampai Purwokerto dengan selamat.

Karena baru tidur beberapa jam di dini hari. Kami semua ngantuk dan tepar. Begitu sampai rumah, bebersih, shalat, lalu tidur. Ditambah migrain yang asyik mampir dan bercokol jadi terpaksa minum kopi lalu tidur lagi 😀

Selamat menempuh hidup baru Popo kembaranku, semoga jadi istri shalihah, membangun keluarga yang harmonis sakinah mawaddah wa rahmah. Aamiin.

Happy Wedding, Popo!

Happy Wedding, Popo! with 5 personil Chortle Fams. 

Alhamdulillah 2014 berlalu dengan indah. Semoga ada yang lebih indah di 2015 mendatang. Bebas LDR, menambah personil di keluarga kecil, punya rumah sendiri, pekerjaan yang asyik, usaha yang maju, investasi yang lancar… banyak impian yang semoga Allah permudah. Yang penting, diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Allah… aamiin.

Jadi, bagaimana 2014 mu? Menyenangkan?

Postingan ini diikutsertakan dalam #liamartagiveaway ‘Share Your Moment’

 

Advertisements

21 thoughts on “2014 in Flash Story

  1. ….dan hidup selalu untuk menanti kan?
    Jadi gimana gituuuu, ingat akan tiba saatnya kita ninggalin dunia ini, tapi tau tabungan belom memenuhi standar, eehhh kok jadi sedih😥 gini
    *uppsss lupakan komen yg ngalor ngidul ini

  2. Alhamdulillah ya Hayaaa akhirnya 2014 dipertemukan dengan sang suami 🙂 Mudah-mudahan segera dikasih pelengkap keluarga kecilmu ya Haya (doa yang sama untukku juga nih hehe).

    Btw, kamu cantik banget deh di foto2 nikahanmu itu 🙂

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s