Kado dari Tuhan

Happy 5 Januari ^^ Sedang berusaha nggak menghitung hari, karena itu bakal membuatku nggak produktif. Kebetulan liat giveaway yang diadain Mami Ubii, jadi semangat ada tambahan aktivitas. Asik!

Kalau ditanya kado apa yang paling pengen diterima di tahun 2015 ini, jawabannya satu aja. Baby. Hahaha. Nggak, nggak akan mellow. Tapi kado yang satu ini memang spesial. Nggak ada yang bisa ngasih, nggak itu suami, bapak, ibu, adik, siapapun. Kecuali yang di atas. Usia pernikahan belum lagi 1 tahun, tapi kalau diberi kesempatan segera kenapa tidak?

Berjuang mematikan rasa iri, sedih, stres, galau, itu lumrah. Apalagi kalau baca status : “Bersyukur yang udah dikasih anak, masih banyak wanita yang masih menunggu kehamilan”. Well, kalimat itu nggak salah kalau tidak dibaca oleh orang-orang sepertiku yang sedang menunggu. Tapi jadi salah dan (sedikit) jlebhΒ kalau dibaca oleh… ku. Haha.

Pertanyaan sejenis, “Udah isi?” Sudah tidak terlalu menggalaukan buatku, karena itu sangat wajar. Setiap orang diberi rasa ingin tahu yang lebih besar. Kadang hanya sekedar basa-basi. Meski untukku sendiri, aku memberi catatan untuk jangan pernah bertanya hal seperti itu. Titik. Lagipula kalau jawab, simpel saja. “Aamiin. Doakan ya, sementara ini sih isinya masih ketupat!”

Aku cuma dikasih waktu menunggu lebih lama, supaya aku dan suami bisa lebih siap. Kami masih LDR, masih butuh melancarkan komunikasi yang tersendat. Dengan ini aku juga diberi peringatan, jangan-jangan kalau dikasih hamil cepat kamu bisa pamer kemana-mana. Pasang strip 2, foto USG, yang bikin teman-teman lain yang belum hamil jadi kufur nikmat. Jadi intinya, bersabarlah sambil belajar.

Paling asyik, dan melupakan kegundahan kalau udah ngobrol sama sesama teman yang juga menunggu. Kami saling menguatkan dan saling mensyukuri apapun yang sudah kami dapatkan. Indah ya. Hihi.

Tapi tetep bahagia kalau baca-baca blogΒ maternity,Β baca buku mitos kehamilan, dan lain-lain yang tetep seru untuk diikuti. Karena kita kan nggak hidup sendiri. Turut bahagia atas kebahagiaan orang lain itu perlu. Bersyukur atas apa yang sudah diberikan itu lebih baik. Lihatlah ke bawah kita, jangan melulu mendongak karena kita bisa lupa nafas yang sudah diberikan hari ini juga kado terbaik dari-Nya.

Dengan di-aamiin-i teman-teman, juga doa-doa yang dipanjatkan… semoga segera ada anggota baru di keluarga kecil kami. Dengan pengiriman yang super cepat dari-Nya (dih, maksa amat? πŸ˜€ ) . Aamiin.

Nah, sambil menunggu kado spesialnya datang. Semoga bisa dapat voucher belanja sodexo yang bisa dipake di banyak tempat ini. Aduh, seneng bangeeet! Bisa belanja buku banyak di Gramedia, atau baju-bajuan di Matahari, atau nongkrong cakep di KFC. Kebahagiaan yang sederhana, buat melipur luka, ceilah… Semoga menang, aamiin. πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ Makasih banyak Mami Ubii udah ngadain GA keceh ini semoga Papi Ubii segera acc travel bag Hello Kitty yang segera dikirim super cepat pakai pengiriman keceh ini.

Advertisements

36 thoughts on “Kado dari Tuhan

  1. Maaak, I feel you. Sidqi udah umur 8 tahun dan belum punya adik 😦 Sama2 saling mendoakan ya, semoga Allah menitipkan amanah berupa anak sholih(ah) buat kita. Aamiiiin, aamiiiin ya robbal alamiiin….

  2. Ada 1 hal yg harus disyukuri selama menunggu kehamilan ini mbak. Yaitu sehat πŸ™‚ Dulu waktu hamil pertama saya pernah kehilangan calon bayi, yg disusul sebuah penyakit di dalam tubuh. Awalnya sedih luar biasa, dan sama! Ngiri juga liat temen2 yg bisa hamil normal.

    Tapi sekarang bersyukur, Tuhan menjawab doa di saat yang tepat. Kehamilan kedua dilancarkan, dan yg terpenting saya sehat πŸ™‚

    Saya pun berpikir sama dengan mbak. Mungkin kalo dulu dikasih tanpa kendala saya bisa kaya perempuan lain yang dikit2 ngeshare kehamilan di sosmed πŸ˜€ Yang semangat ya mbak. Berdoa & berusaha. Inget, Tuhan pasti kasih di saat yang tepat. Btw, belom setaun mah belom lama, dan masih banyak waktu Insha Allah. Aminnn πŸ™‚

  3. Terima kasih atas partisipasinya, Mak. Panggilnya Mak Haya atau Mak Filly, nih? Hehehe. Peluk… Aku ikut mendoakan ya, Mak, supaya segala sesuatunya dilancarkan oleh-Nya. Salut, sudah mulai ‘nyicil’ belajar baca-baca maternity dan lain-lain. Semoga jadi bekal yang aduhai nantinya. Kadang orang tanya begitu hanya ingin cari obrolan saja. Semoga Mak selalu sabar menghadapi pertanyaan macam itu. Kalau aku, nggak hamil, malah dikira hamil, sering banget deh. Soalnya perutku buncitnya alamak…. Hiks. Hahahaha. Isinya lemak doank. Btw, Mak. ‘Najma’ itu cara bacanya gimana dan artinya apa? Mirip kah dengan nama tengah nya Ubii ‘Naiym’? Hihihi sok nyama-nyamain :p

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s