Nasi Kucing / Sega Bandem

Bismillahirrahmanirrahim

SONY DSC

Dari kemarin aku kepikiran nasi kucing. Siapa sih yang nggak tahu nasi kucing? Biasanya isinya pakai tongkol balado seuprit-uprit ya. Nama lainnya sega bandem, alias nasi sekepalan tangan. Kalau laper, sebiji nggak cukup dan harus ada pegangan lain entah itu gorengan atau sate-satean. Apalagi semalam melewati beberapa angkringan yang makin menjamur di kota ini. Makin pengen. Nah berhubung ada daun pisang, aku manfaatkan.

Lauk yang aku masukin cuma oseng tempe buatan ibu dan ikan asin kemangi buatanku.

Oseng Tempe

  1. Tumis bawang merah putih cabai merah/hijau sampai wangi
  2. Masukkan kecap, masukkan irisan tempe
  3. Masukkan daun salam dan sereh/kamijara serta lengkuas
  4. Beri sedikit garam gula
  5. Beri air secukupnya, tutup wajan, tunggu resap
  6. Tumis tempe ini makin enak kalau dipanaskan berulang karena lebih resap (entah yaa)

Ikan Asin Kemangi

  1. Ikan asin yang kebetulan ada terbuat dari ikan kacangan yang kecil, dagingnya tebal
  2. Goreng ikan asin dalam sedikit minyak sampai wangi
  3. Tumis bawang putih, merah, cabai rawit
  4. Beri garam, gula
  5. Masukkan tomat, daun kemangi, beri air
  6. Tunggu meresap, angkat

Nasi Kucing

  1. Bersihkan daun pisang
  2. Isi dengan nasi panas, potongan ikan asin, oseng tempe secukupnya
  3. Bungkus sesuai kehendak
  4. Tunggu agak dingin dan daun layu, makan deh 😀
SONY DSC

Kenikmatan yang sederhana

Makanan seperti ini bisa menghilangkan kebosanan masakan sehari-hari, menarik minat anak-anak untuk mencicipi, mengurangi kebutuhan cuci piring 😀

Maafkan presentasi yang kacau.

Advertisements

4 thoughts on “Nasi Kucing / Sega Bandem

  1. wah nasinkucing, dulu waktu kuliah di jogja saya juga suka banget makan nasi kucing beli di angkrinan, tapi makannya kalo cuman satu gak kenyang :-D. presentasinya bagus kok mbak 🙂

    • Jogjaaaa, itu mah surganya nasi kucing, ampe ada nasi kucing raksasa, haha. Aah bener banget. di sini ada yang udah jualan lama, di daerah pasar. bukanya malem banget dan sebungkus ga cukup deh, belom sate dan gorengannya wkwk 😀

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s