Puasa saat Hamil

Bismillahirrahmanirrahim

#throwback

Sehari sebelum Ramadhan aku nge-Line suami.

“Besok aku puasa ya.” Seingatku sih aku sudah bilang sebelumnya, jadi kaget waktu suami balas dengan..

“Jangan, kasihan bayinya (sebetulnya kami punya nama panggilan untuknya).”

Dengan berbagai rayuan, aku ungkapkan keinginanku puasa. Aku sudah tanya DSOG, dijawabnya, “Asal ibu bayi sehat.” Karena usia kandunganku yang TM 2 ini waktu yang paling nyaman untuk berpuasa. Asal sehat, makan tetap cukup 3x, dan kalau udah keluar gejala pusing lemas berkunang2 dan lainnya harus SEGERA berbuka.

Sampai aku sahur keesokan harinya, suami belum bilang ya.

Paginya aku kirim tulisan tentang berpuasa saat hamil. Saat itulah ia bilang “Oke, boleh puasa.”

Di hari ketiga (hari sebelumnya lancar alhamdulillah karena kebetulan emang nggak kerja) aku masak dan berdiri terlalu lama (sebetulnya hari sebelumnya juga sama) tepat 10 menit sebelum berbuka mulai kesemutan dan lemas. Segera saja aku baringan dan angkat kaki ke atas. Tahan, tahan, tinggal 10 menit sayang banget…

Alhamdulillah sampai waktu berbuka, tapi setelah itu sampai beberapa jam kemudian masih lemas dan cuma banyakin tiduran. Pas laporan suami, diprotes keras lagi. Nggak boleh puasa! Lagi-lagi ngelobi hehe. Sampai keluar pernyataan, “Oke, tapi janji kalau lemas langsung buka!.”

Alhamdulillah pekerjaan memang lagi dibatasi nggak terlalu banyak. Cuma Juli-Agustus nanti agak padat, semoga bisa tetap puasa.

Bagaimana pola makanku saat puasa?

Saat sahur, harus makan 3 butir kurma. Minum minimal 2 gelas. Makan secukupnya, sebisa mungkin sayuran dibanyakin.

Saat berbuka, makan biasa. Minum diusahakan minimal 4 gelas selama malam itu. Di jam 10 atau 11 malam aku makan besar lagi. Lalu cemal-cemil makanan lain. Buah kalau ada, dll. Sebetulnya kenyaang bangettt. Tapi demi si kecil ini aku paksain makan deh hehe.

Harusnya lagi, pagi malam kan minum susu hamil. Udah dikasi susu gratisan sama temen padahal tapi masih aja nggak rajin minumnya. Abis emang nggak terlalu suka susu. Pengennya yang sepet, asem, seger, gitu haha. Tapi alhamdulillah nggak rewel. Malahan bersyukur, hari biasa suka banget jajan pas puasa jadi selalu makan di rumah. Maunya masak melulu lagi. Hehe.

Ehh gegara BB janin sempet kurang dikit, di akhir ga boleh puasa. Bayar fidyah dan ngutang puasa dehhh..

 

Advertisements

4 thoughts on “Puasa saat Hamil

  1. ramadhan tahun lalu aku pas hamil jg, mbak. 5-6 bln. pengen puasa sebenernya. 2 minggu sblm ramadhan latihan dulu, jam makan dimundurin. lah pusing, kliyengan. mana di sini puasanya 17,5 jam. jadinya yowes, ikhlasin utang aja hehehe.

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s