Dyspepsia at Pregnancy

Bismillahirrahmanirrahim

27/8/15 (Mengandung beberapa kata jorok)

Boleh nggak berucap alhamdulillah karena kehamilan pertama ini sama sekali nggak berat. Aku banyak sekali dengar yang lebih berat daripada ini. Okelah ada pelvic pain, mual-muntah di awal kehamilan, sempat flek, bengkak, gendats, but it’s okay. Migrain, sampai hampir masuk bulan ke-8 ini mungkin cuma 1-2-3 kali. Dibanding sebelum hamil, bisa lebih sering. Encok atau low back pain yang sering dikeluhkan ibu hamil lain sampai usia sekarang juga belum (semoga tidak) parah. Makan enak, tidur meski agak susah tapi masih bisa bangun dengan segar.

Tapi sekitar 4 hari lalu, sempet ngalamin sakit. Jadi sebelum sakit itu beberapa kali aku memang makan pakel (mangga muda) karena pohon manggaku berbuah (seneng banget pohonnya berbuah) dicocol pake sambal lutis yang pedas. Di hari ahad itu, selain makan lutis juga minum cappucino. Sekitar sore hari perut bagian atas rasanya nggak enak. Kukira sementara aja tapi ternyata berkelanjutan dan makin sering. Periodik. Udah kayak mau lahiran (meski nggak tahu rasa lahiran kayak apa).

Abis shalat magrib langsung vomit. Minum teh panas. Abis itu masih sakit… ngadu sama suami, khawatir dia. Tiap beberapa menit serangan sakit perut itu muncul, mual. Udah pake antasid, bahkan sampai nenggak paracetamol. Jam 12 malam muntah lagi. Udah deh makanan abis semua. Jam 12 malam itu bangunin ibu minta diusap perutnya karena sakiiittt. Nggak bisa tidur. Pup biasa aja, nggak cair. Udah sampe mau pergi ke IGD minta pereda nyeri dan pengen USG takut bayi kenapa-napa. Yang aku khawatirin cuma dia di perut. Aku takut posisinya mbalik, takut denyut jantungnya naik, dll. Sementara tanda perdarahan atau persalinan juga nggak ada. Aku stay di rumah sampai bener-bener ga tahan. Aku minta kerok pake bawang merah + minyak telon di punggung atas.

Jam 3 pagi mules lagi. Pup biasa. Dan sama sekali hilang sakitnya. Alhamdulillaaah!!! Bisa tidur…

Paginya tadinya mau minta teman ganti jaga tapi karena gak enak akhirnya berangkat juga. Meski masih mual. Hari senin adalah hari di mana pasien sangat membludak, bisa nggak berhenti sampai jam istirahat. Sekitar jam 9 kurang mulai berkunang-kunang dan hampir blackout.

Pasien : Saya sedang hamil anak kedua, tapi usia 28 minggu ini masih suka pusing, mual, muntah.

Saya : Iya, memang… kadang sampai 3mester 3 pun masih ada yang seperti itu…. (diam, kunang-kunang, nggak tahan) Bu Ruuuunnn (panggil bu bidan) saya mau pingsan. Hooooeeeeekkk. (awkward moment saat itu, muntah nyemprot ke meja, tembok, kertas-kertas, kerudung, plus di depan pasien!) Langsung lanjutin di washtafel.

Pasien disuruh keluar, aku sibuk beresin muntahan yang nyipret-nyipret. Nelepon temen minta digantiin tapi doi ga bisa. Apakah aku sanggup menyelesaikan tumpukan pasien di kondisi seperti ini? Mo nangis aja dah, haha. Minta bawain kerudung ganti ke bapak, tapi SIMPAT* lagi bapuk banget beberapa hari itu, gagal kirim sms.

Setelah ngelap kerudung pake alkohol, nyemprotin minyak wangi, beresin meja, nyingkirin kacamata yang kotor, ngelapin tembok. Aku memutuskan menghabiskan pasien di luar. Dibantuin sesekali sama bu bidan. Blackout lagi di pasien ke berapa. Stop masukin pasien. Dibuatin teh panas 2 gelas. Tiduran dulu di bed pasien. Pasien diworo-woro dokternya sakit. Jeda beberapa saat, mulai ngabisin tumpukan status pasien dengan sisa tenaga.

Setelah masuk istirahat siang, shalat terus tidur. Disuruh makan nggak bisa, masih ada yang ngeganjel di kerongkongan takut keluar lagi. Dan selama beberapa hari ke depan itu masih masa-masa kurang fit yang butuh banyak istirahat.

Cuma itu aja sih Nak, kamu nggak nyusahin sama sekali :*

Advertisements

10 thoughts on “Dyspepsia at Pregnancy

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s