De quervain syndrome

Bismillahirrahmanirrahim

Beberapa hari yang lalu, cobaan bagi bunichi (panggilan untukku) hihi. Lebay. Setelah beberapa waktu yang lalu sendi bahu kiri yang nyeri (mungkin karena sering ketimpa badan sendiri pas nence-in–karena kalau sambil duduk, selain si bayi nggak fokus karena lagi suka main dan denger semua orang yang lewat, anteb gitu mangku anak 8 kilo).

Cobaan itu adalah nyeri di telapak tangan kanan, terutama untuk menekuk ke dalam, ke luar, menggenggam. Kalau dari ilmu yang pernah di dapat, kemungkinan ini adalah de quervain syndrome, seringkali diderita wanita. Apakah kausa-nya. Kupikir, gesekan tendon ibu jari kronis yang ku alami ini adalah karena terlalu sering main smartphone dengan layar yang cukup besar (pergerakan jempol makin berat karena layarnya lebar) dan makin terbebani setelah sering mengangkat bayi bocah 8 kilo. Overuse.

Dengan finkelstein (bukan frankenstein ya) kita bisa cek. Gegam jempol, tekuk pergelangan ke bagian bawah agak tekuk ke dalam. Kalau ada nyeri di bagian tendon ibu jari, ya mungkin saja Anda terkena de quervain syndrome.

pemeriksaan20de20quervain20tenosynovitiszqf9wx9e6e

Kalau ku telaah ini sih masih ringan. Temanku juga pernah kena, semoga diagnosis ini nggak salah ya. Aku nggak minum obat, hanya imobilisasi dengan bebat karena masih tetap harus mengangkat si bayi, dan mengurangi penggunaan jempol dan kasih yang hot-hot. Ponsel mode terbang, tidak (bisa) menyetir. Alhamdulillah 3 harian sembuh. Dan sekarang, mulai mengurangi kerja jempol.

3848-zoom-a

Ada yang pernah mengalami ? Mulai sekarang jagalah jempol Anda, karena tanpanya ternyata kita jadi kurang bisa mandiri (mandi sendiri? hehe) Mau meriksa tensi orang pun harus ganti jadi tangan kiri untuk mompa. Sehat-sehat semua sahabatku.

Salam dari bayi yang kalo nence pengennya masukin jempol kirinya… mungkin untuk penyedap.

Advertisements

4 thoughts on “De quervain syndrome

  1. Huaaa….sama ternyata. Pergelangan tangan kananku juga sakit. Jadi ini toh alasannya. Blm terlalu parah sih kayaknya, krn asal ga nekuk ke dalam masih baik-baik saja. Tap agak2 takut juga kalo ngangkat si kecil pake tangan kanan buat ngangkat di bagian kepala, takut tiba2 ga kuat, padahal beratnya blm pe 5 kg. Jadi sebaiknya di apain bu dokter?

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s