Instagram

Bismillah

Bisa nulis di blog menurutku adalah anugerah juga. Setelah beberapa waktu lalu hanya posting di instagram, lagi-lagi kebosananku muncul. Bosenan, yes. Terakhir sih aku meninggalkan twitter yang entah jadi apa sekarang, setelah bosen isinya cuma retweet dan iklan. FB juga sesekali aja siapa tau bisa kepo suami, update seminar, dll karena masih banyak pemakainya. Dan instagram yang gampang banget tinggal jepret dan posting.

Lama-lama IG lumayan mempengaruhi. Sekali ngintip yang dagang fossil, di explore nongol semua fossil yang unyu. Sekali ngintip scandinavian house, langsung banyak rumah unyu scandi or shabby yang nongol. Sekali kepo gamis, keluar lagi gamis-gamis cantik lainnya.

Mau nggak mau, manfaat udah makin sedikit dibanding mudharat. Ada duit, liat barang cakep, pengen dibeli. Ada postingan keren, bikin berandai dan kadang lupa bersyukur. Hiks banget ya. Biasanya kalau udah gini mulai cek lagi apa aja yang difollow, dan unfollow yang kira-kira bikin kantong kering atau jiwa kering :p

Salah satu yang lumayan menyebalkan adalah selalu pengen posting kalau ada yang menarik. Candu. Meskipun IG IG gue IG IG lu terserah aja, tapi makjleb-jleb yang waktu nonton kajian.

Ibu-ibu ke taman bawa anaknya main sepeda. Posting status, -Lagi nemenin anak main sepeda.- “Kak, jagain adeknya main.” Si adek jatuh. “Aduh Kak, udah dibilang jagain adeknya.” Posting foto luka si adek. -Aduh, adek jatuh dari sepeda-

Nah. Mateng deh. Meski nggak memungkiri banyak ilmu juga yang bisa didapat kalau mau nyari, misal tentang ASI, MPASI, dll.

Jadi, ada yang anak gaul Instagram juga? Hihi..

 

 

 

Advertisements

10 thoughts on “Instagram

  1. Aku sudah setahun tutup IG dan FB. Ke-tidakuntungan-nya tutup IG adalah ga bisa lagi lihat tempat2 bagus sebagai referensi liburan dan ga bisa nyontek resep2 masakan. Sedangkan kalo FB, jadi ga update berita terutama teman2 kuliah. Tapi masih update berita seluruh dunia dari twitter. Justru twitter yg awet dari awal bikin tahun 2008an sampai sekarang. Balik lagi kontrolnya kita sendiri kalau punya media sosial.

  2. Halo Mbak 😀
    First-time visit, nih. Salam kenal 😀
    Kalau saya, justru tidak pakai FB dan IG, tapi masih rajin menggunakan Twitter. Nggak tahan sama isi kolom komentar di IG dan FB, hahaha. Sementara kalau Twitter, selama follow akun yang tepat, timeline-nya enak banget dan informatif. Kalau mau belanja-belanja online saya lebih pilih di situs e-commerce macam berrybenka (soalnya rajin ngadain diskon hihi) atau ke Tokopedia/Bukalapak gitu…

Kamu kayak lagi baca koran deh, di read doang. Komen dooonggg ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s