My Wishlist Come True (Review Singer Heavy Duty 4423)

Bismillahirrahmannirrahim..

Screenshot_2017-05-16-00-11-37-324_com.instagram.android.png

Siapa sih yang nggak punya wishlist? Dan berapa banyak wishlist yang kita mau? Sebanyak apapun boleh. Salah satu WL-ku adalah mesin jahit portable. Sudah lamaaa pengen.

Belajar jahit itu sejak SD. Ingat keliling nyari bahan, minta ke tukang jahit kain-kain perca untuk jahit baju barbie (kala itu, haha.. barbie juga yang murahan yah). Adekku yang berjarak 5 tahun juga jahit, pakai tangan. Kalau nggak ada bahan, kami pakai kaos kaki dan celana olahraga TK warna pink… digunting dan dibikin gaun atau rok.

Makin tua karena ada mesin jahit jadul nganggur, mulai belajar makai. Nggak ahli, tapi bisa. Lama-lama menjahit menjadi salah satu kegiatan untuk menghilangkan penat, bosan, dan menghabiskan waktu yang longgar.

Waktu hamil anak pertama (anak kedua soon insyaAllah, aamiin) kerjaannya ya njahit, ya masak, ya jualan buku, ya ngerajut. Itu karena kerjaan emang belum mau full. Nah kalau sekarang, paling kalau senggang.

Sempat maju mundur untuk beli Mesin Jahit Portable. Pertama, (tadinya) masih ada mesin jahit jadul. Kedua, apakah mesin jahit itu akan lebih banyak manfaatnya dibanding kalau aku ga ada mesin jahit? Saat sudah ada rencana proyek, dan mesin jahit lawas sudah dilempar ke orang lain, dan kebetulan rejeki ada budget… suami juga mendukung. Aku mengajukan arisan mesin jahit awalnya.

Sebelumnya pengen beli Janome, yang katanya tangguh dan banyak dipakai oleh crafter. Harga yang aku tahu, 2.500.000 dengan arisan 10 bulan. Murah kan? Makanya suami langsung setuju. Waktu ditanyakan, yang akan diarisankan itu yang seharga 3.800.000 yaitu Janome ST 24. Hanya dikenai ongkir 50.000. Arisan kehabisan, adanya cicilan 6 bulan.

Masih terasa berat. Aku kembali mempelajari spesifikasinya. Harga yang awalnya 2.500.000 sudah naik jadi 3.100.000 (harga arisan) dan konon harga arisan dan cicilan, dengan harga cash bedanya tidak jauh. Menurut yang mengadakan arisan.

Tapi karena galau, aku cari-cari harga di tempat lain. Ada yang jauh lebih murah. Tapi kembali galau, dengan merk-nya. Berkunjung ke toko mesin jahit, mendapat pencerahan kalau Janome belum ada dealernya di kota ini dan spare part lebih susah.

Dari penjual dan pemrakarsa arisan Janome, sebetulnya ada garansi 1 tahun dan free ongkir. Tapi kalau dilihat dari harga, Janome masih belum masuk ke budget-ku. Secara bukan crafter, hanya menyalurkan hobi. Aku butuh yang simpel, kuat, tapi juga tidak terlalu mahal kan.

Di dealer ada best seller yaitu Singer Heavy Duty 4411 dan 4423. Masing-masing hanya berbeda di pemasangan jarum otomatis, lubang kancing 4 vs 1 langkah, dan jenis jahitan 11 dan 23. Masing-masing berharga 2.400.000 dan 2.800.000 jauh ya dengan Janome.

Kalau untuk crafter yang memang pekerjaannya menjahit dan ada budget lebih, tentu saja pilih Janome tipe yang tinggi. Tapi untukku sekarang, Singer 4423 cukup oke. Hihi. Bahkan sebetulnya 4411 juga cukup sekalii.

IMG_20170511_133432-01.jpeg

Selama hampir 1,5 jam ditentir di Dealer. Bagaimana memasang benang, mengisi sekoci, menjahit biasa atau motif, membuat lubang kancing, memasang kancing, memasang resleting. Mesin ini juga memiliki lampu LED warna putih. Saklar. Perlengkapan tambahan lainnya.

IMG_20170511_133442-01.jpeg

Meski hujan, tetap pergi ke dealer untuk beli. Haha. Karena kepikiran terus. Bawa pulang pakai motor, karena nunggu ada mobil kelamaan.

Yang jelas, membeli ini dan suami ridho serta mendukung, sangat membahagiakan. Haha. Karena dulu pernah ngajuin belum acc. Uangnya ya pakai uang sendiri, dan pengen disaur dengan uang hasil menjahit juga. Hmm… wanita memang banyak maunya, tangan cuma 2, otak cuma 1 tapi maunya macam-macam.

Ini salah satu jualan yang kujahit sendiri… Sudah sold dan mengantri on booking lain. Tapi mamak ini sedang tevar.. Belum bisa jahit pesanan xixi..

IMG_20170512_221454-01.jpeg

Hey, ngomong-ngomong apa nih Wishlist teman-teman yang masih ingin dicapai? Share ya 🙂

Advertisements